links


10.17.2008

Setelah Kelahiran

Setelah melahirkan
Selamat Ibu dan Ayah….
Akhirnya 25 Februari 2007 jam 06.15, lahir bayi laki-laki panjang 45 cm berat 2,75Kg, Naufal Al Barra Hermawan, senangnya tiada tara. Kelahiran bayi membuat semua orang senang dan bersuka cita. Apalagi sang orangtua. Aku juga, meskipun sakit2 begini tapi rasa sakit itu hilang karena kesenengan. Bayi yang 9 bulan (aku sih 8 bulan 1 minggu) ada di perut, bisa ketemu langsung sama yang ngandung. Saat yang dinanti2 untuk berjumpa sang buah hati..ciyeehhh… belum lagi aku melahirkan dengan lancar dan normal. Berkat diskusiku dan janinku yang selalu mengajak dia komunikasi agar lahir normal dan jangan sungsang hehehe. (lihat juga membuat janin pintar, berkomunikasi sejak dini)



Malahan aku belum minta cuti melahirkan. Jadilah saat aku melahirkan, besoknya (senin jam kerjaku) suamiku yang pergi meminta cuti melahirkan, tapi hasilnya, aku punya waktu full 3 bulan bersama bayiku yang lucu.

ASI makanan terbaik untuk bayi, SALAH!!
Selama hamil, aku selalu baca2 buku tentang asi. Dari semua literature tentu tanpa baca pun kita tau, asi lah makanan yang terbaik untuk bayi. Salah, tetapi ASI lah satu-satunya makanan untuk bayi. Tak tergantikan, tak ada yang dapat menyamainya, bahkan menandinginya. Andai aku tau dari dulu tentang inisiasi dini, sudah pasti aku request sama pihak RS untuk inisiasi dini. Yah tapi ya udah lah, udah lewat. Yang penting tekadku untuk memberikan asi ekslusif udah bulat. Dari sebelum melahirkan, aku udah niat memberikan asi.
Saat itu aku demam. Untung ada ibu mertuaku yang selalu sabar dan setia menemaniku. Berhubung ibuku wanita karir sibuk berat, bukannya gak meluangkan waktu, tapi kebetulan waktu itu sedang ada acara di Bali. Tapi mendengar kelahiran cucu pertamanya, ibuku langsung pesen tiket pesawat ke bandung saat itu juga. Yang tentu aja ga semudah itu dapetnya.
Mengapa aku mendadak demam, padahal ga ada panggung dangdut? Ga aku juga bukan demam dangdut, aku ga suka dangdut (kecuali ike nurjanah yaa heee???), back to topic…. Ternyata hormone kita berubah, sebagai ibu baru tentunya sewajarnya kita mulai memproduksi asi. Ya karena aku mulai memproduksi asi. Untung ibu mertuaku ngasih aku botol yang diisi air hangat terus aku disuruh nempelin botol itu ke area payudaraku yang mulai mengencang karena asi. Beginikah semua ibu? Betapa hebatnya ya ibu-ibu kita dulu.
Aku request sama suster untuk membawa bayiku keruanganku. Setiap sehabis mandi, bayiku di bawa ke ruanganku. Tapi sayang saat itu bayiku malah sudah berkenalan dengan susu formula. Air asiku belum juga keluar dengan lancar. Paling hanya setetes.

Sekedar Info:
- Saat terasa kontraksi, pastikan sudah menyiapkan tas baju untuk dibawa ke RS.
- Ingatkan pihak RS bahwa kita akan memberi asi ekslusif.
- Wajar jika setelah melahirkan sang ibu akan demam-demam, artinya asi sedang diproduksi. Untuk meringankan rasa sakit di sekitar payudara, berilah sesuatu yang hanya seperti kompres dari karet yang bisa diisi air hangat.
- Jika perlu apa saja, selalu panggil suster. Pasti mereka bantu
- Minta suster untuk melakukan massage payudara agar asi cepat keluar dengan lancar. Sebelum asi keluar, payudara harus dimassage, dan sakitnya…. Yah yang penting ga sesakit melahirkan kan? Heheh.



 
© free template by Blogspot tutorial